Penyelidik pegawai negeri sipil (PPNS) dari Badan Penanaman Modal
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PTSP) kota Batam bersama petugas
kecamatan Batuampar dan Satuan Polisi Pamongpraja Kota Batam merazia
tujuh panti pijat di kawasan Batuampar.
Dalam razia yang
digelar pada Rabu (30/11/2016) sore kemarin ini, tim gabungan mulai bergerak
dari kantor Camat Batuampar langsung menuju ke Yummy Massage yang terletak di
komplek ruko Seraya Mas blok B nomor 7, Seraya.
“Di
lokasi yang pertama kali didatangi ini, kami menemukan alat kontrasepsi
(kondom) yang tampak telah mengering di bawah tempat tidur,”ujar petugas
penyelidik pegawai negeri sipil (PPNS), Willi Otra Bisma.
Ada
dugaan beberapa terapis memberikan layanan plus-plus pada pelanggannya
karena adanya temuan kondom tersebut.
Sementara
itu, untuk dokumen perizinan dari panti pijat itu sendiri dikatakan Willi telah
lengkap. “Untuk perizinannya tidak ada masalah,” ujar petugas penyelidik
pegawai negeri sipil (PPNS), Willi Otra Bisma.
Pada
saat melakukan pemeriksaan di Yummy Massage, disaat yang sama tim gabungan juga
melakukan pemeriksaan di panti pijat lainnya yang berlokasi tidak jauh dari
Yummy Massage. Namun dari pemeriksaan di Cantika Massage itu, petugas tidak
menemukan apa-apa.
Setelah
mendatangi beberapa panti massage, tim gabungan kemudian bergerak menuju
Komplek Windsor Square atau yang berada tepat di belakang pasar Jodoh. Dari
ruko tanpa nama itu, tim gabungan menemukan sedikitnya sembilan wanita yang
sedang beristirahat di kamar.
Dari
ruko itu, petugas meminta kepada pada wanita yang ada untuk menunjukkan Kartu
Tanda Penduduk (KTP). Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui ada empat wanita
yang tidak memiliki identitas. Selain itu, tempat tersebut juga tidak akan
mendapatkan izin karena tidak layak untuk dijadikan tempat usaha.
“Pemeriksaan
kita ini meliputi KTP, izin usaha, dan memperkerjakan anak dibawah umur. Jadi
dilokasi kita yang terakhir ini, kita lakukan penyegelan. Karena tempat ini
memang tidak mendapatkan izin,” imbuhnya.
Ada dugaan ruko tanpa
nama namun di dalamnya dibuat kamar-kamar untuk melayani pijat tamu yang
datang, juga dicurigai jadi tempat prostitusi terselubung.
http://batampos.co.id/2016/12/01/ketika-panti-pijat-nagoya-dirazia-dalamnya-mencengangkan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar