Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menjadi salah satu andalan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk meningkatkan kepesertaan.
Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS
Ketenagakerjaan E.Ilyad Lubis mengharapkan pemerintah daerah dapat
mendorong kerjasama PTSP dengan BPJSTK.
“Perlindungan jaminan sosial merupakan program negara yang harus
didukung semya pihak, karena untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh
rakyat Indonesia,” kata Ilyas, usai menghadiri Rapat Kerja Teknis
Optimalisasi Peran Pemda melalui Badan Perijinan/Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (PTSP) dalam meningkatkan Kepesertaan BPJS-TK se Sulawesi
Selatan, Rabu (7/9).
Data per Juli 2016, lanjutnya, dari 526 PTSP di Kabupaten/Kota ada 380 PTSP yang berkomitmen kerjasama. Namun yang terintegrasi dan menjadikan kepesertaan BPJSTK sebagai salah satu syarat mengurus perijinan baru 167 PTSP.
“Berkat PTSP ini, ada sekitar 20.000 perusahaan baru yang mendaftar dengan jumlah pekerja 46.338 orang. Yang terbanyak masuk dari PTSP yang bekerjasama dengan Kantor BPJSTK Wilayah Sulawesi Sekatan-Maluku yang dipimpin Pak Umardin Lubis, yaitu 5383 perusahaan dengan 8.302 TK. Ini berkat kerjasama yang sangat baik dengan pemda setempat,” puji Ilyas.
Di Sulsel, dari 24 PTSP sudah 16 yang kerjasama, namun yang terintegrasi baru 6 PTSP.
Tentang masih banyaknya PTSP yang belum bekerjasama, Ilyas mengungkapkan hak itu terkendala belum siapnya sarana dan prasarana, juga kurangnya personil serta dukungan pemda setempat.
Dalam kegiatan yang didukung Kementerian Dalam negeri ini, Asmen II Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Sulsel Dr. Abdul Haris mengatakan pemerintah mendukung penuh kerjasama PTSP dengan BPJSTK karena bertujuan mulia yaitu mensejahterakan rakyat.
“Kalau rakyat sejahtera, ekonomi daerah pasti naik,” jata Abdul Haris yang menegaskan PTSP adalah cikal balik untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.
Saat ini jumlah peserta aktif BPJSTK 20,1 juta. Targetnya 21,9 juta tahun ini. “Kami yakun target dapat tercapai dan pada tahun 2020 diharapkan 45 juta pekerja formal akan menjadi peserta dan 5 juta pekerja Informal,” kata Ilyas optimis.
http://poskotanews.com/2016/09/08/ptsp-jadi-andalan-bpjs-ketenagakerjaan/